Aktual Berani Dan Terpercaya

PARAH…!!! Pembangunan Jalan Betonisasi Baru Dibangun Sudah Pada Retak

0 761

 

SERANG : Online-indonesia.com_Pembangunan jalan betonisasi penghubung jalan kec ciruas dan lebak wangi yang bersumber dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang sumber dana apbd- dau kab.serang-banten

Yang di kerjakan oleh pelaksana pt satria wira persada,Konsultan pengawas pt.bighi konsultan perkasa,Tanggal kontrak 20 april 2020,Waktu pelaksanaan 510 lima ratus sepuluh hari kalender nilai kontrak Rp 48.303.000.000.- Tahun Anggaran 2020.

Diduga kegagalan kontruksi jalan beton yang baru berusia kurang lebih 2 minggu sudah mengalami keretakan dan masih dalam proses pengerjaan dari desa curug sampai desa.Panjangan perbatasan kabupaten serang dan kota, pembangunan jalan ini di kerjakan 7 (tujuh) titik lokasi yaitu’ pamong, singamerta, ranjeng, pulo petung, kemayungan, ciruas, dan kadikaran

Dari salah satu staf desa pamong yang enggan menyebutkan namanya,membenarkan bahwa kondisi jalan coran betonisasi yang baru di bangun di lokasi desa Curug itu mulai retak retak padahal masih baru dan belum digunakan untuk kendaraan, tapi saya tidak tau penyebabnya sampai bisa retak padahal baru saja di bangun Ujarnya kepada awak media 21/09/2020.

Kegagalan kontruksi adalah hal yang mungkin terjadi setiap kegiatan kontruksi bahkan hal ini sudah di cantumkan dalam undang undang no 19 tahun 1990 tentang jasa kontruksi yang mensyaratkan agar kegagalan bangunan di masukan di dalam kontrak agar bisa menjadi asas keadilan

Saat dikonfirmasi awak media humas kontraktor melalui vhia whatsap mengenai jalan coran betonisasi yang sudah retak terkesan tidak memberikan keterangan

Tanggapan masarakat setempat seharusnya jalan ini jadi dengan bagus kuat dan awet tapi belum apa-apa sudah retak-retak itupun belum di lalui kendaraan apa pun dan sempat malakukan acara adat istiadat atau selametan di lakukan oleh orang-orang proyek tersebut dan masyarakat sekitar supaya jalan jadinya sesuai di harapkan alias tiidak retak-retak lagi. Tandasnya. (M.Fahry)