Rekomendasi DPRD Banjar Acuan Pengusulan Pemekaran Gambut Raya

- Redaksi

Minggu, 2 Oktober 2022 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalimantan, liputan86. Com -Langkah Pemekaran Kabupaten Gambut Raya sudah mencapai sembilan puluh persen. Meski begitu kapan waktunya kabupaten baru tersebut bisa terealisasi dengan baik, karena pembentukan daerah otonom baru ini masih teka teki dan dikabarkan belum mendapatkan dukungan dari Ketua Legislatif Banjar yang merupakan seorang kader dari partai berlambang kepala burung Garuda sebagaimana dikutip dari media kacatulisan.com, Senin (4/7/2022).

Ketua Umum Panitia Penuntutan Pemekaran Gambut Raya, Dr (HC) H. Supian HK, SH, MH mengatakan, wacana pemekaran wilayah Kabupaten Gambut Raya sudah mencapai 90 persen, dan lokasi perkantoran sudah mendapatkan kesepakatan bersama tim. 

“Saya sudah ketemu langsung dan berbincang-bincang panjang dengan Profesor H. Abidin HH, Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel, beliau sangat mendukung adanya pemekaran Kabupaten Gambut Raya. Bahkan beliau berjanji akan memerintahkan kader Partai Gerindra di DPRD Banjar untuk mendukung dan merestui pembentukan daerah otonom baru tersebut,” ucap Supian HK 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengenai ibukota Gambut Raya dan perkantoran, Ketua DPRD Kalsel ini menyebutkan berada di wilayah kecamatan Gambut. “Kami sudah bersepakat dan kupastikan lokasi ibukota kabupaten maupun perkantoran berada di wilayah kecamatan Gambut, karena lahannya ada dan masih sangat luas tersedia,” ujarnya, sebagaimana relesan kacatulisan.com pada Senin, Senin (4/7/2022).

Bahkan, sudah ada anggota DPR RI yang berjanji akan menyumbangkan lahannya (tanah kosong) untuk dibangun perkantoran. 

“Ada anggota DPR RI yang berjanji dan memastikan menyumbang lahannya untuk perkantoran Gambut Raya seluas 50 hektare,” tambahnya. 

Disinggung siapakah yang menduduki jabatan Bupati Gambut Raya, Supian HK menyebut nantinya ditentukan oleh Gubernur Kalsel Dr. (HC). H. Sahbirin Noor, S.Sos, MH. 

“Tapi yang duduk penjabat dulu biasanya, setelah itu baru dipilih lewat Pilkada” katanya. 

Saat ini, kata Supian HK proses pemekaran Gambut Raya sudah mencapai 90 persen. Pihaknya hanya tinggal menunggu rekomendasi DPRD Kabupaten Banjar yang ditandatangani oleh Muhammad Rofiqi selaku Ketua DPRD Banjar saat ini. 

“Apabila Ketua DPRD Banjar bertandatangan, saya yakin 2024 kita sudah resmi menjadi daerah otonom baru, yakni memiliki kabupaten sendiri Gambut Raya. Kalau DPRD Kalsel dan Gubernur Kalsel serta Bupati Banjar sudah sangat menantikan pemekaran Gambut Raya ini, tinggal rekomendasi DPRD Banjar saja lagi,” ungkapnya. 

Menurut Supian HK, penuntutan pemekaran Gambut Raya sendiri dengan tiga alasan yakni jarak ke ibu kota kabupaten induk di Martapura terlalu jauh sehingga saat waga mau berurusan terlalu jauh. 

Kedua, secara geografis kabupaten Banjar terlalu luas sehingga pembangunan infrastruktur tidak bisa maksimal dan bahkan terhalang oleh Kota Banjarbaru yang jumlah penduduknya sangat padat. 

Ketiga, padatnya jumlah penduduk Gambut Raya yang hampir 300 ribu jiwa sehingga sangat wajar Gambut Raya memekarkan diri dari Kabupaten Banjar.

Tim Riset Dan Persepsi Publik Gambut Raya dari Universitas Lambung Mangkurat, Dr. Taufik Arbain, S.Sos M.Si, menegaskan, Gambut Raya sangat layak dibentuk dan terpisah dari Kabupaten Banjar. 

Taufik Arbain mengatakan hasil kajiannya sejalan dengan riset dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kalsel dalam studi kelayakan pemekaran Kabupaten Banjar untuk melahirkan Kabupaten Gambut Raya. Dalam risetnya, Taufik juga mengurai tuntutan pembentukan Kabupaten Gambut Raya terpisah dari Kabupaten Banjar bukan suara segelintir elite atau para penuntut, justru merupakan mayoritas keinginan dari enam kecamatan yang akan bergabung membentuk daerah otonom baru. 

“Survei dari enam kecamatan yang akan bergabung ke Kabupaten Gambut Raya justru menyatakan 98 persen setuju dibentuk daerah otonom baru terpisah dari Kabupaten Banjar. Tinggal persetujuan DPRD Banjar saja lagi semua persyaratan bakal terpenuhi,” papar Taufik. 

DPRD Banjar harus menoleh kebelakang, gerakan pemekaran Gambut Raya ini berawal sejak 23 Januari 1998. 

“Ini merupakan perjuangan perjalan panjang Gambut Raya untuk menjadi kabupaten mandiri. Saya berharap DPRD Banjar merespons positif keinginan mereka ingin memiliki kabupaten sendiri,” kata Taufik Arbain.

Terpisah, Sekretaris Panitia Palaksana Pemekaran Kabupaten Gambut Raya, Aspihani bin Ideris bin Sayyid Abdurrasyid Assegaf mengungkapkan, Gambut Raya sangat layak dimekarkan dan mengharapkan DPRD Banjar mengerti dengan aspirasi masyarakat di enam kecamatan wilayah Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. 

Berita Terkait

Masa Aksi Menuntut Kemenkes Terbitkan NIP PPK dan SK Bagi 532 Nakes
Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Ormas BPPKB Banten DPRT Tanah Tinggi Kota Tangerang Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa
Toko Obat Berkedok Kosmetik Semakin Marak di Wilayah Jakarta Utara
KPU Kab Tangerang di Duga Lamban Dalam Menangani Gaji Yang Belum PPS Terima
PPS Salah Satu Desa Kec Sepatan di Duga Belum Menerima Gaji
Kades Jarang Ngantor di Desa, Warga Desa Kelor Minta Inspektorat dan Pemdes Kabupaten Tangerang Turun ke Desa Kelor
Warga Desa Kelor Malu Dengan Kelakuan Kades Kelor Yang Diduga Melakukan Penipuan dan Penggelapan
Ramadhan 2024 Sudah di Depan Mata, Andika Putra Ziarah Kubur ke Makam Sebelum Puasa

Berita Terkait

Rabu, 10 April 2024 - 09:05 WIB

Muhammad Andika Putra Mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H/2024 M Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Sabtu, 6 April 2024 - 10:15 WIB

Lurah Salembaran Jaya Menghadiri Kegiatan Kosambi Ramadhan Fest Karang Taruna Kecamatan Kosambi Tahun 2024

Selasa, 2 April 2024 - 01:40 WIB

Ramadhan Berkah Andika Putra Bagikan 200 Takjil Pada Pengguna Jalan

Senin, 1 April 2024 - 01:51 WIB

BPPKB Banten DPAC Kec. Kosambi Bagikan 1000 Takjil di Jalan Bersama DPRT Se-Kec. Kosambi : Wujud Mendekatkan Diri ke Masyarakat

Minggu, 31 Maret 2024 - 13:38 WIB

Proyek Pembangunan Gudang di Duga Tidak Memiliki Izin Persetujuan Bangunan Gedung ( PBG )

Jumat, 29 Maret 2024 - 22:54 WIB

Manfaatkan Momen Ramadhan 1445 H, Ormas BPPKB Banten DPRT Kenanga Bagi-Bagi Takjil ke Pengguna Jalan

Rabu, 27 Maret 2024 - 16:59 WIB

Anggota Beserta Jajaran Ormas BPPKB Banten Salembaran Jaya Silaturahmi ke Kelurahan Salembaran Jaya

Jumat, 22 Maret 2024 - 22:55 WIB

Ratusan Wartawan Demo Walikota Jakut, Ini Tuntutan FWJ Indonesia

Berita Terbaru