Pemkab Tangerang Canangkan Program Gemapatas Untuk Dua Kecamatan

- Redaksi

Kamis, 2 Februari 2023 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Liputan86.com – Gerakan masyarakat  pasang tanda batas (Gemapatas) merupakan program dari pemerintah yang kini direalisasikan untuk masyarakat Kabupaten Tangerang.

Dalam program tersebut, kini pemerintah telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Tangerang. Pasalnya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan PPAT Kabupaten Tangerang membagikan tanda batas tanah sebanyak 6.000 patok kepada dua Kecamatan yakni Mauk dan Sukadiri.

Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Tangerang Joko Susanto mengatakan untuk Kecamatan Mauk terealisasikan sebanyak 3.847 patok untuk lima Desa yaitu Tegal Kunir Kidul, Tegal Kunir Lor, Kedung Dalem, Marga Mulya dan Desa Tanjung Anom.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari jumlah tanda batas yang dibagikan tersebut bagi Kecamatan Mauk terealisasikan untuk lima Desa, agar nantinya masyarakat tahu batas-batas tanah miliknya,” katanya, Rabu (1/2/2023).

Selain itu, kata dia (red-Susanto) menuturkan bahwa program itu dari sumbangsih para pejabat, sehingga semua masyarakat yang mendapatkan patok tidak dikenakan biaya lagi, dan untuk Kecamatan Sukadiri terealisasi enam Desa sebanyak 2.153.

“Jadi dalam program ini yang sudah diduskusikan dengan para pejabat lainnya juga dan untuk Kecamatan Sukadiri yakni Desa Pekayon, Buaran Jati, Karang Serang, Rawa Kidang, Mekar Kondang, Desa Sukadiri, jadi yang nantinya dari masing-masing Desa tersebut tidak tahu dapatnya berapa patok,” ujar Joko Susanto Kepala BPN.

“Saya berharap dengan adanya program ini masyarakat bisa mengetahui dan terus berpartisipasi dalam pematokan batas-batas tanah miliknya, agar tidak terjadi kesalahpahaman,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala PPAT Kabupaten Tangerang Mugaera Johan menyampaikan program ini yang sudah dilaksanakan dari tahun 2018 lalu untuk 10 Kecamatan, sedangkan tahun 2023 ini mendapat 6.000 hanya dua Kecamatan saja.

Berita Terkait

Warga Gintung Resah dan Menolak Adanya Pemakaman Non Muslim di TPU Milik Perumahan Gas diduga Tidak Memiliki Ijin Lengkap
Anggaran Dana Desa Wilayah Kab Tangerang Diduga Tidak Jelas Peruntukannya
Jalan Rusak Parah dan Kotor Wilayah Pantura Akibat Truk Tanah Menjadi Tanggung Jawab Siapa
Diduga Anggaran Dana Desa Sasak Untuk Pemberdayaan dan Ketahanan Pangan Tidak Jelas Peruntukannya
Diduga Truk Tanah Untuk Proyek Raksasa Wilayah Pantura Melanggar Peraturan Bupati Nomer 12 Tahun 2022
Dianto Pemuda Asal NTT Berbagi Pengalaman Menjadi Penguasa Muda
Masa Aksi Menuntut Kemenkes Terbitkan NIP PPK dan SK Bagi 532 Nakes
Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Ormas BPPKB Banten DPRT Tanah Tinggi Kota Tangerang Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa

Berita Terkait

Senin, 13 Mei 2024 - 22:27 WIB

Anggaran Dana Desa Wilayah Kab Tangerang Diduga Tidak Jelas Peruntukannya

Sabtu, 4 Mei 2024 - 16:40 WIB

Jalan Rusak Parah dan Kotor Wilayah Pantura Akibat Truk Tanah Menjadi Tanggung Jawab Siapa

Sabtu, 4 Mei 2024 - 15:18 WIB

Diduga Anggaran Dana Desa Sasak Untuk Pemberdayaan dan Ketahanan Pangan Tidak Jelas Peruntukannya

Jumat, 26 April 2024 - 18:45 WIB

Diduga Truk Tanah Untuk Proyek Raksasa Wilayah Pantura Melanggar Peraturan Bupati Nomer 12 Tahun 2022

Kamis, 25 April 2024 - 16:12 WIB

Dianto Pemuda Asal NTT Berbagi Pengalaman Menjadi Penguasa Muda

Kamis, 18 April 2024 - 13:32 WIB

Masa Aksi Menuntut Kemenkes Terbitkan NIP PPK dan SK Bagi 532 Nakes

Jumat, 5 April 2024 - 18:08 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Ormas BPPKB Banten DPRT Tanah Tinggi Kota Tangerang Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa

Senin, 25 Maret 2024 - 08:04 WIB

Toko Obat Berkedok Kosmetik Semakin Marak di Wilayah Jakarta Utara

Berita Terbaru

TNI Kita

Tiga Babinsa Mauk Bantu Gelar Pengecoran Jalan TMMD 120

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:33 WIB