Laksma TNI Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil. Memberikan Pembekalan Mahasiswa Matrikulasi STTAL TA.2020

- Redaksi

Kamis, 5 November 2020 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Surabaya,(05/11).

 Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut  (STTAL) sebagai Lembaga Perguruan Tinggi Kedinasan di TNI Angkatan Laut,  mempunyai tugas pokok untuk melaksanakan pendidikan yang 

dipersyaratkan bagi sekolah tinggi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

keangkatanlautan. 

Oleh karena itu, STTAL berperan serta aktif dalam mendidik dan 

mencetak sumber daya manusia unggul bagi TNI-AL, TNI dan negara. Hal ini sebagai wujud nyata peran STTAL dalam kebijakan investasi pertahanan yang digulirkan oleh pemerintah. 

Sejak berdirinya pada tahun 1966, STTAL sampai dengan saat ini telah meluluskan 94 

Magister, 1518 Sarjana dan 436 Diploma. Selain sumber daya manusia berupa mahasiswa unggulan, STTAL juga memiliki sejumlah dosen yang berkualifikasi unggul. Tercatat sampai 

dengan bulan Oktober tahun 2020, dosen yang dimiliki STTAL berjumlah 62 orang (dengan

NIDN) dan 15 diantaranya memiliki kualifikasi Doktor. Diantara 62 orang dosen tersebut, 38 orang telah tersertifikasi.

Komandan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil. memberikan Pembekalan kepada 103 Mahasiswa Matrikulasi STTAL yang terdiri dari 15 Mahasiswa Prodi S2 Angkatan 8 dan 50 Mahasiswa S1 Angkatan 41 serta 38 Mahasiswa D3 Angkatan 16, yang dilaksanakan secara langsung di Auditorium Gedung Marore Lantai II Kampus STTAL Bumimoro Morokrembangan Surabaya yang juga dihadiri oleh Wakil Komandan STTAL, Kolonel Laut (T) Abdul Rahman, S.T., M.T dan Pejabat Distribusi A , Para Kadep, Pjs. Komandan Korsis dan Para Kaprodi STTAL serta kegiatan Pembekalan ini tetap melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19.  Kamis (05/11/2020).

Dalam pembekalannya, Komandan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Laksamana Pertama TNI Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil. memaparkan tentang Pendidikan bagi generasi muda ini sangat penting, apalagi jika kita melihat 

bagaimana teknologi telah berkembang dengan sangat pesat pada beberapa dekade 

terakhir. Sebagai contoh pada alutsista kita, terutama pada satuan kapal eskorta, dimana 

teknologi yang ada pada kapal Sigma (baik 9113 maupun 10513) dan MRLF sudah sangat 

berbeda dengan kelas kapal sebelumnya (kelas Fatahillah). Pada kapal kelas Fatahillah, 

teknologi yang digunakan adalah teknologi generasi pertama dan kedua. Pada teknologi 

generasi ini, teknologi sewaco dan platformnya masih terkendali secara terpisah serta

mempunyai sistem kontrol yang mayoritas masih menggunakan teknologi tabung vakum 

dan transistor dengan karakter instalasi komponen yang terbuka dan bloknya digabung 

menjadi satu. 

Jika kita cermati, teknologi yang terpasang pada kapal-kapal kelas Sigma dan MRLF adalah 

teknologi generasi ketiga dan keempat dimana sistem kendali kapal terpasang secara 

terintegrasi, baik pada sistem sewaco maupun sistem platformnya. Berkat penggunaan 

microprocessor dan integrated circuit, blok-blok yang digunakan menjadi lebih efisien 

sehingga pemanfaatan ruang menjadi lebih optimal.

Pada saat ini kita juga dihadapkan pada tantangan tren teknologi kemaritiman global 

(Global Marine Technology Trends) pada tahun 2030, dimana Revolusi Industri 4.0 telah 

menciptakan teknologi-teknologi baru yang mutakhir, terutama dalam bidang pertahanan. 

Seperti disampaikan oleh Lloyd Register, Qinetiq dan University of Southhampton, tren 

teknologi kemaritiman global pada tahun 2030 ini akan mempunyai fokus terhadap 8 

teknologi kunci, yaitu:

Berita Terkait

Pengembangan Pembangunan Perumahan Al’kautsar di Duga Belum Memiliki Izin
Penjualan Obat Berkedok Toko Kosmetik Semakin Pintar
Pemdes Tegal Kunir Kidul Menggelar Musyawarah Musdus Penetapan RPJM Desa Tahun 2023-2029
Tanah Bengkok dan Tanah Desa Wilayah Pantura di Duga Tidak Jelas Keberadaannya
Tanah Bengkok Desa Wilayah Pantura Menjadi Pertanyaan Masyarakat
Penjualan Obat berkedok Kosmetik di Tutup Masyarakat Memberikan Apresiasi
Pekerjaan Galian PDAM di Duga Merusak Jalan Wilayah Pakuhaji
Diduga Tak Mengantongi Izin, Bangunan Proyek di Depan SDN 1 Kosambi Asal Jadi dan Abaikan K3

Berita Terkait

Rabu, 14 Februari 2024 - 09:30 WIB

Silaturahmi ke Padepokan Cangkudu Badak Rangkasbitung, Andika Putra Disambut Hangat Abah AAT Gempar

Sabtu, 3 Februari 2024 - 17:58 WIB

Ketua DPC Kota Tangerang BPPKB Banten Berikut Dansatgas DPP BPPKB Gelegarkan Dukungan Sachrudin Jadi Walikota Tangerang

Rabu, 24 Januari 2024 - 23:49 WIB

Diduga Tidak Kantongi Izin PT. Beringin Petroleom Energi, Sulap Oli Bekas Menjadi BBM

Senin, 25 Desember 2023 - 12:39 WIB

RAYAKAN MILAD YANG KE 4, PADEPOKAN ALAM MANUNGGAL DEBUS EXTREEM NUSANTARA ADAKAN PAGELARAN SENI BUDAYA

Senin, 18 Desember 2023 - 11:54 WIB

Garda Pasundan DPD Karawang Susun Kepengurusan Periode 2023-2027, Surono Imbau Pengurus Serius Besarkan Organisasi

Kamis, 14 Desember 2023 - 17:45 WIB

Ketua Umum PPRI Ikin Rokiin SE MM Resmi Lantik Pengurus DPW PPRI Riau Periode 2023-2025

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:26 WIB

Jelang Pengukuhan 14 Desember 2023, DPW PPRI Provinsi Riau Matangkan Persiapan

Sabtu, 2 Desember 2023 - 02:17 WIB

Hina Profesi Wartawan, Oknum Asisten Anggota DPRD Fraksi PKB di Polisikan

Berita Terbaru