Bicara Sengketa Tanah, Haris Azhar Nilai Ketua FKMTI Diduga Pakai Surat Tanah Palsu Demi Kuasai Lahan

- Redaksi

Rabu, 25 Januari 2023 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 3 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Liputan86.com – Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar berpendapat terkait sengketa tanah di Indonesia cukup rumit dan selalu hot. 

Menurut dia, Badan Pertanahan Nasional (BPN) bekerjasama dengan pihak kepolisian sampai membentuk Satgas Anti Mafia Tanah.

“Koordinasi antara stakholders terkait dan prioritas kasus yang ditangani pun juga ada. Jadi apabila memang terdapat kasus kasus mafia tanah, maka harus dapat ditangani secara cepat dan akurat,” ujar Haris Azhar kepada wartawan, Selasa (24/1/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi perkara dugaan pemalsuan surat tanah yang menyeret Ketua Forum Korban Mafia Tanah Indonesia (FKMTI) Supardi Kendi Budiardjo yang dilaporkan PT. Sedayu Sejahtera Abadi (SSA), Haris Azhar menilai secara komperhensif tidak ada upaya kriminalisasi dari pihak tertentu.

“Dari hasil penelusuran atas duduk persoalan yang saya ketahui, Ketua FKMTI justru menggunakan surat-surat girik yang diduga palsu, untuk mengklaim tanah Sertipikat yang sah dan terdaftar di BPN milik PT. SSA. Jadi patut diuji apabila yang bersangkutan mengklaim dirinya sebagai korban mafia tanah,” ujar Haris Azhar.

Berita Terkait

Selamatkan Proyek IKN, KPK Diminta Lakukan Audit Keuangan Perusahaan Sinarmas Group
Lapas Kelas 1 Tangerang Terus Berkomitmen Berikan Layanan Terbaik Untuk WBP dan Keluarganya
SEMARAK UMKM, HMP AGENDAKAN WORKSHOP SE-BANTEN 31 AGUSTUS 2024
Terbit SK Kemenkumham RI, Pengurus Gamata Nusantara Lakukan Rapat Koordinasi
Pemerintah Desa Membangun Jalan Untuk Masyarakat Desa Tegal Kunir Kidul
Paslon Radja AA Nih Mantap Bakal Demo, Gugat dan Lapor Bawaslu Ke DKPP
Sukses Serah Terima Tepat Waktu Cluster Volga, Serpong Garden 3
Pemerintah Desa Buaran Bambu Mengajak Masyarakat,Hayo Datang Keposyandu Cegah Stunting itu Lebih Penting

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:38 WIB

Selamatkan Proyek IKN, KPK Diminta Lakukan Audit Keuangan Perusahaan Sinarmas Group

Rabu, 26 Juni 2024 - 10:00 WIB

SEMARAK UMKM, HMP AGENDAKAN WORKSHOP SE-BANTEN 31 AGUSTUS 2024

Minggu, 23 Juni 2024 - 19:33 WIB

Terbit SK Kemenkumham RI, Pengurus Gamata Nusantara Lakukan Rapat Koordinasi

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:58 WIB

Pemerintah Desa Membangun Jalan Untuk Masyarakat Desa Tegal Kunir Kidul

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:44 WIB

Paslon Radja AA Nih Mantap Bakal Demo, Gugat dan Lapor Bawaslu Ke DKPP

Minggu, 16 Juni 2024 - 13:40 WIB

Sukses Serah Terima Tepat Waktu Cluster Volga, Serpong Garden 3

Senin, 10 Juni 2024 - 11:12 WIB

Pemerintah Desa Buaran Bambu Mengajak Masyarakat,Hayo Datang Keposyandu Cegah Stunting itu Lebih Penting

Minggu, 9 Juni 2024 - 18:21 WIB

Pembangunan Kantor Desa di Duga Menggunakan Dana Talangan

Berita Terbaru