Aktivis Mahasiswa Kuliti Dugaan Pelanggaran PT TUM Teluknaga

- Redaksi

Sabtu, 11 Februari 2023 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Liputan86.com – PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM) pengelola peternakan sapi di Desa Tanjung Burung Kecamatan Teluknaga aktivitas nya dipersoalkan sejumlah aktivis mahasiswa lantaran diduga mengangkangi aturan.

Mulai dari persoalan laporan evaluasi Amdal dan regulasi penataan ruang yang dilanggar. Sampai menyasar kepada keluhan warga setempat yang kebauan diduga berasal dari aktivitas peternakan sapi tersebut.

Aktivis Mahasiswa Teluknaga Alfi Budairi mengatakan pihak pengelola peternakan sapi di Desa Tanjung Burung diduga mengabaikan aturan yang telah ditetapkan pemangku kebijakan. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya mempertanyakan evaluasi dokumen Amdal yang sudah dimiliki PT TUM. Sebab kata Alfi,  jelas tertuang berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan, Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Apakah Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) dan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) nya sudah dilaksanakan ?. Sebab, itu menjadi kewajiban untuk membuat bagi pihak pengelola dalam hal ini pihak PT TUM sesuai amanat Pasal 86 PP Nomor 22 Tahun 2021,” ujar Alfi Budairi kepada wartawan, Kamis (9/2/2023).

Kemudian, Alfi menduga kesalahan nampak terjadi pada regulasi atau aturan penataan ruang yang dilakukan PT TUM. 29 wilayah kecamatan di Kabupaten Tangerang, untuk kawasan peternakan hanya di Kecamatan Kronjo.

Alfi menegaskan, aturannya jelas ada jika merujuk pada Pasal 51 ayat 4 Perda Nomor 9 Tahun 2020 atas perubahan Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tangerang Tahun 2011-2031.

Berita Terkait

Masa Aksi Menuntut Kemenkes Terbitkan NIP PPK dan SK Bagi 532 Nakes
Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Ormas BPPKB Banten DPRT Tanah Tinggi Kota Tangerang Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa
Toko Obat Berkedok Kosmetik Semakin Marak di Wilayah Jakarta Utara
KPU Kab Tangerang di Duga Lamban Dalam Menangani Gaji Yang Belum PPS Terima
PPS Salah Satu Desa Kec Sepatan di Duga Belum Menerima Gaji
Kades Jarang Ngantor di Desa, Warga Desa Kelor Minta Inspektorat dan Pemdes Kabupaten Tangerang Turun ke Desa Kelor
Warga Desa Kelor Malu Dengan Kelakuan Kades Kelor Yang Diduga Melakukan Penipuan dan Penggelapan
Ramadhan 2024 Sudah di Depan Mata, Andika Putra Ziarah Kubur ke Makam Sebelum Puasa

Berita Terkait

Jumat, 5 April 2024 - 18:02 WIB

Polisi Imbau Masyarakat Tangerang Tak Lakukan Takbir Keliling, Kapolres: Lebih Khusyu di Masjid, Mushola atau Rumah

Rabu, 3 April 2024 - 11:43 WIB

Oknum Polres Metro Jakarta Utara Satuan Unit Narkoba di Duga Menerima Suap

Minggu, 24 Maret 2024 - 11:05 WIB

Lebaran Idul fitri 1445 H/ 2024 M, Polres Metro Tangerang Kota Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis dan Lakukan Patroli Rumah Kosong

Kamis, 21 Maret 2024 - 00:41 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Beri Penghargaan Kinerja Terbaik Kepada Satker dan Polsek Jajaran

Kamis, 21 Maret 2024 - 00:38 WIB

Beroperasi di Bulan Ramadan, Polsek Karawaci Amankan 4 Pelaku Prostitusi Online Michat Libatkan Anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:19 WIB

Kapolri: Ramadhan Jadi Momen Merajut Persatuan dan Kesatuan

Selasa, 12 Maret 2024 - 13:25 WIB

Kunjungan Kasat Reskrim ke Pondok Lansia Berdikari

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:15 WIB

Anggota Sat Reskrim Polresta Tangerang Jaga Kesehatan Bersama dalam Sesi Olahraga

Berita Terbaru