Penanganan Dugaan Kasus Pungli PTSL Desa Kayu Agung Terkesan Lamban

- Redaksi

Jumat, 21 Januari 2022 - 04:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,liputan86.com – Program pendaftaran tanah sistematis lengkap atau PTSL merupakan salah satu program unggulan presiden Jokowi, program unggulan tersebut agar masyarakat mendapatkan hak atas tanah miliknya secara gratis tanpa dipungut biaya.

Namun belakangan program unggulan presiden Jokowi disalah gunakan oleh sejumlah oknum pemangku kebijakan daerah , salah satunya yang terjadi di desa kayu agung, kecamatan Sepatan, kabupaten Tangerang provinsi Banten, diduga kepala desa kayu agung yang terdahulu telah melakukan sejumlah pungutan kepada warga yang hendak mau mengajukan pembuatan sertifikat tanah melalui program PTSL di desa kayu agung.

Hingga 2020 lalu sejumlah warga melaporkan dugaan pungli kepada kejaksaan negeri (Kejari ) kabupaten Tangerang tak menunggu waktu lama tim Penyidik gabungan dari Seksi Pidana Khusus dan Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang langsung melakukan penyelidikan hingga penyidikan, tak tanggung-tangung warga desa kayu agung sejumlah 500 orang diperiksa sebagai saksi, alhasil saksi yang diperiksa terkait dugaan pungutan sejumlah uang program PTSL desa kayu agung yang bervariasi mengarah kepada oknum kepala desa lama berinisial ALW.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang Nana Lukmana mengatakan, program PTSL sebanyak 2.500 bidang di Desa Kayu Agung yang digelar Kantor Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Tangerang pada 2020 silam ditemukan adanya indikasi korupsi.

” Ada sekitar 500 saksi yang sudah diperiksa. Dari hasil pemeriksaan Tim Penyidik, ditemukan adanya indikasi pungli mencapai Rp700 jutaan. Sekarang Tim Penyidik masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu,” ungkap Nana seperti dilansir dari laman media online pada 2021 lalu.

Kasus yang bergulir dari tahun 2020 hingga 2022 seperti berjalan di tempat, beragam pertanyaan pun datang dari sejumlah warga yang melaporkan kasus pungli kepada Kejari kabupaten Tangerang.

Pelapor mengatas namakan warga masyarakat Desa Kayu Agung mengatakan, kasus ini  dilaporkan tertanggal 04/09/2020.

Berita Terkait

Publik Beri Tamparan Keras Kepada Institusi Polri Terkait Penanganan TPPO di NTT
Buka Room Diskusi Oknum Anggota Yang Melakukan Pemukulan Terhadap Mahasiswa Melalui Sarana Tiktok, Mendapat Respon Positif Kapolresta Kupang Kota
Diskusi Publik di Room Tiktok, Langsung di Respon Kapolres Kupang Kota, Ini Yang Disampaikan
Diduga Melakukan Penipuan dan Penggelapan, Kepala Desa Kelor Ade heryandi Akan Dipoliskan
Sesuai Perintah KHUP, Yandri Sinlaeloe, S. H., Minta APH Jemput Tersangka Pemalsuan Surat Tanah
Tersangka Pemalsuan Surat Tiga Kali Dipanggil Satreskrim Polresta Tangerang Tidak Hadir, Pengamat Minta Tindak Tegas
Tahanan Polsek Teluknaga Meninggal, Luka Lebam di Leher dan Bahu Kiri Kanan Menjadi Pertanyaan Publik
Tahanan Polsek Teluknaga Yang Meninggal di Tubuhnya Ada Luka Lebam di Leher, Bahu Kiri dan Kanan

Berita Terkait

Senin, 13 Mei 2024 - 22:27 WIB

Anggaran Dana Desa Wilayah Kab Tangerang Diduga Tidak Jelas Peruntukannya

Sabtu, 4 Mei 2024 - 16:40 WIB

Jalan Rusak Parah dan Kotor Wilayah Pantura Akibat Truk Tanah Menjadi Tanggung Jawab Siapa

Sabtu, 4 Mei 2024 - 15:18 WIB

Diduga Anggaran Dana Desa Sasak Untuk Pemberdayaan dan Ketahanan Pangan Tidak Jelas Peruntukannya

Jumat, 26 April 2024 - 18:45 WIB

Diduga Truk Tanah Untuk Proyek Raksasa Wilayah Pantura Melanggar Peraturan Bupati Nomer 12 Tahun 2022

Kamis, 25 April 2024 - 16:12 WIB

Dianto Pemuda Asal NTT Berbagi Pengalaman Menjadi Penguasa Muda

Kamis, 18 April 2024 - 13:32 WIB

Masa Aksi Menuntut Kemenkes Terbitkan NIP PPK dan SK Bagi 532 Nakes

Jumat, 5 April 2024 - 18:08 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Ormas BPPKB Banten DPRT Tanah Tinggi Kota Tangerang Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa

Senin, 25 Maret 2024 - 08:04 WIB

Toko Obat Berkedok Kosmetik Semakin Marak di Wilayah Jakarta Utara

Berita Terbaru

TNI Kita

Tiga Babinsa Mauk Bantu Gelar Pengecoran Jalan TMMD 120

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:33 WIB