Aliansi Timur Bersatu Lakukan Aksi Damai, Berharap Polda NTT Ungkap Motif Pembunuhan Ibu dan Anak Sebagai Kado Natal Untuk Masyarakat NTT

- Redaksi

Rabu, 8 Desember 2021 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,onlineindonesia.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) sangat serius menangani kasus pembunuhan terhadap kedua jenazah Ibu (AM) dan Anak (L) yang ditemukan oleh pekerja proyek SPAM Kali Dendeng, Kota Kupang pada Sabtu, 30 Oktober 2021 lalu.

Tim penyidik yang dibentuk khusus oleh Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum., yakni Ditreskrimum Polda NTT, Polres Kupang Kota dan Polsek Alak telah memeriksa 23 saksi dan salah satu saksi berinisial RB telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Scientific Crime Investigation.

Sebagai mana telah disampaikan oleh Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H., S.I.K., M.H., di Mapolda NTT, Selasa (7/12/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah Pihak penyidik Polda NTT menjerat pelaku RB  Atau Randi  (31) dengan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Pihak keluarga pun merasa kecewa dengan penerapan pasal 338 hukum pidana tersebut karena korban dalam kasus tersebut adalah ibu dan anak, yang mana pelaku Rendi telah menghilangkan dua nyawa sekaligus.

Keluarga meminta agar penyidik menjerat pelaku dengan pasal hukum pembunuhan berencana karena sesuai dengan perbuatannya.

Ini menjadi perbincangan publik berbagai opini publikpun disampaikan melalui medsos, netizen merasa kecewa dengan Polda NTT yang menetapkan Rendi sebagai tersangka dan penerapan undang-undang pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, ocehan netizen pun menjadi viral diberbagai media sosial ada yang pro dan ada yang kontra.

Hal ini membuat sejumlah organisasi kemasyarakatan melalui gabungan 4 ormas yakni GARUDA KUPANG NTT, LTI, ULTRAS VICTORY dan GARDA XXX dengan nama ALIANSI TIMOR BERSATU, langsung ke turun kejalan depan Polda NTT untuk melakukan aksi damai, menuntut tersangka Rendi harus di ganjal dengan pasal 340 KUHP yaitu pembunuhan berencana dan meminta Polda NTT untuk mengungkap pelaku lain dan motif dari kasus ini agar di buka ke permukaan publik.

Berikut Tuntutan dan pernyataan sikap yang disampaikan oleh ALIANSI TIMOR BERSATU KASUS PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK di PENKASE KOTA KUPANG

1. Meminta kepada Negara yaitu Presiden melalui Kapolri agar memberi Atensi 

Penuh dalam kasus ini.

2. Mendesak Aparat Penegak Hukum untuk memproses dengan adil, transparan dan 

bertindak professional.

Berita Terkait

Publik Beri Tamparan Keras Kepada Institusi Polri Terkait Penanganan TPPO di NTT
Buka Room Diskusi Oknum Anggota Yang Melakukan Pemukulan Terhadap Mahasiswa Melalui Sarana Tiktok, Mendapat Respon Positif Kapolresta Kupang Kota
Diskusi Publik di Room Tiktok, Langsung di Respon Kapolres Kupang Kota, Ini Yang Disampaikan
Diduga Melakukan Penipuan dan Penggelapan, Kepala Desa Kelor Ade heryandi Akan Dipoliskan
Sesuai Perintah KHUP, Yandri Sinlaeloe, S. H., Minta APH Jemput Tersangka Pemalsuan Surat Tanah
Tersangka Pemalsuan Surat Tiga Kali Dipanggil Satreskrim Polresta Tangerang Tidak Hadir, Pengamat Minta Tindak Tegas
Tahanan Polsek Teluknaga Meninggal, Luka Lebam di Leher dan Bahu Kiri Kanan Menjadi Pertanyaan Publik
Tahanan Polsek Teluknaga Yang Meninggal di Tubuhnya Ada Luka Lebam di Leher, Bahu Kiri dan Kanan

Berita Terkait

Senin, 13 Mei 2024 - 22:27 WIB

Anggaran Dana Desa Wilayah Kab Tangerang Diduga Tidak Jelas Peruntukannya

Sabtu, 4 Mei 2024 - 16:40 WIB

Jalan Rusak Parah dan Kotor Wilayah Pantura Akibat Truk Tanah Menjadi Tanggung Jawab Siapa

Sabtu, 4 Mei 2024 - 15:18 WIB

Diduga Anggaran Dana Desa Sasak Untuk Pemberdayaan dan Ketahanan Pangan Tidak Jelas Peruntukannya

Jumat, 26 April 2024 - 18:45 WIB

Diduga Truk Tanah Untuk Proyek Raksasa Wilayah Pantura Melanggar Peraturan Bupati Nomer 12 Tahun 2022

Kamis, 25 April 2024 - 16:12 WIB

Dianto Pemuda Asal NTT Berbagi Pengalaman Menjadi Penguasa Muda

Kamis, 18 April 2024 - 13:32 WIB

Masa Aksi Menuntut Kemenkes Terbitkan NIP PPK dan SK Bagi 532 Nakes

Jumat, 5 April 2024 - 18:08 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Ormas BPPKB Banten DPRT Tanah Tinggi Kota Tangerang Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa

Senin, 25 Maret 2024 - 08:04 WIB

Toko Obat Berkedok Kosmetik Semakin Marak di Wilayah Jakarta Utara

Berita Terbaru

TNI Kita

Tiga Babinsa Mauk Bantu Gelar Pengecoran Jalan TMMD 120

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:33 WIB