Yandri Ketua Internal DPP MIO Indonesia, Minta Ketum dan sekjen DPP MIO Ajukan Surat Pengunduran Diri

- Redaksi

Kamis, 26 Mei 2022 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,liputan86.com – Menanggapi Surat Laporan DPW MIO Bengkulu, terkait dengan laporan pemalsuan stempel atau Cap DPW MIO Indonesia Bengkulu di Polresta kota Bengkulu, Yandri, S.S.H. Selaku ketua internal DPP MIO Indonesia angkat bicara.

” Polemik yang terjadi di DPW MIO Bengkulu ini karena kurang pekanya jajaran pengurus DPP MIO Indonesia, harusnya ketika terjadi gesekan organisasi di daerah khususnya DPW MIO bengkulu DPP MIO Indonesia harus mengambil sikap sebelum terjadi lapor melapor antara sama Bandan pengurus di DPW MIO Bengkulu.”. Kata Yandri Sinlaeloe,S.H.

Menurut Yandri Sinlaeloe,S.H. yang juga salah satu tokoh sentral di pers nasional, seolah ini dilakukan pembiaran terhadap DPW MIO Bengkulu, sampai-sampai bisa menjadi dua lisme disana, ketidakpekaan DPP inilah yg berdampak pada roda organisasi bahkan bisa berdampak sampai ke DPP sendiri”,. Jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kalaupun saudara Frans Watu selaku sekjen saat ini dan saudara prayogie selaku ketum sudah tidak sanggup lagi untuk mengurus organisasi sampaikan secara terbuka, bikin surat pengunduran diri agar DPP MIO Indonesia bisa mengambil langkah-langkah untuk mencari Colon-calon terbaik, banyak ko di DPP yang punya integritas yang baik bahkan banyak yang sudah berpengalaman di bidang organisasi pers, jadi kalau sudah tidak bisa mengendalikan organisasi dan sudah tidak  ada kepekaan dengan organisasi lagi silahkan saudara prayogie dan saudara Frans watu bikin surat pengunduran diri menjadi ketum dan sekjen”,. Pinta Yandri,S,S.H. yang juga selaku ketua perkumpulan pengacara dan penasehat hukum Indonesia kabupaten Tangerang.

Berita Terkait

Anggaran Dana Desa Peruntukan Pemberdayaan Dan Ketahanan Pangan Desa Rawa Boni Diduga Fiktif
Masa Aksi Menuntut Kemenkes Terbitkan NIP PPK dan SK Bagi 532 Nakes
Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Ormas BPPKB Banten DPRT Tanah Tinggi Kota Tangerang Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa
Toko Obat Berkedok Kosmetik Semakin Marak di Wilayah Jakarta Utara
KPU Kab Tangerang di Duga Lamban Dalam Menangani Gaji Yang Belum PPS Terima
PPS Salah Satu Desa Kec Sepatan di Duga Belum Menerima Gaji
Kades Jarang Ngantor di Desa, Warga Desa Kelor Minta Inspektorat dan Pemdes Kabupaten Tangerang Turun ke Desa Kelor
Warga Desa Kelor Malu Dengan Kelakuan Kades Kelor Yang Diduga Melakukan Penipuan dan Penggelapan

Berita Terkait

Kamis, 25 April 2024 - 16:12 WIB

Anggaran Dana Desa Peruntukan Pemberdayaan Dan Ketahanan Pangan Desa Rawa Boni Diduga Fiktif

Jumat, 5 April 2024 - 18:08 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Ormas BPPKB Banten DPRT Tanah Tinggi Kota Tangerang Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa

Senin, 25 Maret 2024 - 08:04 WIB

Toko Obat Berkedok Kosmetik Semakin Marak di Wilayah Jakarta Utara

Senin, 18 Maret 2024 - 22:38 WIB

KPU Kab Tangerang di Duga Lamban Dalam Menangani Gaji Yang Belum PPS Terima

Kamis, 14 Maret 2024 - 14:14 WIB

PPS Salah Satu Desa Kec Sepatan di Duga Belum Menerima Gaji

Rabu, 6 Maret 2024 - 14:09 WIB

Kades Jarang Ngantor di Desa, Warga Desa Kelor Minta Inspektorat dan Pemdes Kabupaten Tangerang Turun ke Desa Kelor

Rabu, 6 Maret 2024 - 14:05 WIB

Warga Desa Kelor Malu Dengan Kelakuan Kades Kelor Yang Diduga Melakukan Penipuan dan Penggelapan

Selasa, 5 Maret 2024 - 21:22 WIB

Ramadhan 2024 Sudah di Depan Mata, Andika Putra Ziarah Kubur ke Makam Sebelum Puasa

Berita Terbaru

TNI Kita

Wakili Dandim Kasdim Tigaraksa Pimpin Apel PAM RI1

Kamis, 25 Apr 2024 - 08:36 WIB