Aktual Berani Dan Terpercaya

Wartawan Tangerang Luncurkan Buku “Pedoman Praktis Bahasa Berita”

0 337

 

Tangerang, Dua wartawan Tangerang Mohamad Romli dan Atma Drackonia meluncurkan buku tentang jurnalistik. Buku berjudul “Pedoman Praktis Bahasa Berita”, Jum’at (23/10/2020).

Beragam apresiasi datang dari wartawan senior, salah satunya dari Aat Surya Safaat. Aat mengatakan, karya intelektual demikian mengingatkan pada sosok mendiang Rosihan Anwar yang setia menjaga penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada karya jurnalistik.

Dalam kata pengantarnya pada buku tersebut, Aat bahkan menilai karya intelektual jurnalis yang diterbitkan atas inisiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang itu layak dijadikan referensi bagi mahasiswa program atau jurusan ilmu komunikasi.

“Selain bagi wartawan, buku pedoman praktis bahasa berita ini juga layak dijadikan referensi bagi mahasiswa Jurusan atau Program Studi Komunikasi, sebab buku ini dibuat berdasarkan teori serta praktek para penulisnya yang sudah malang-melintang di dunia kewartawanan,” ungkap Aat yang juga menjabat Penasihat Forum Akademisi Indonesia (FAI) kepada wartawan di Serang, Banten, Jumat (23/10/2020).

Aat juga mengemukakan, buku “Pedoman Praktis Bahasa Berita”, sebuah upaya merawat penggunaan bahasa dalam karya jurnalistik. Menurut pria yang juga pernah menjadi Direktur Pemberitaan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Kepala Biro ANTARA di New York AS itu, uraian dalam buku tersebut dibuat relatif sederhana, sehingga memudahkan pembaca memahaminya, tetapi tidak membuat penyederhanaan yang berlebihan.

Asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI yang juga memberi kata pengantar pada buku tersebut menambahkan, buku pedoman bagi jurnalis itu sangat penting terkait masih banyaknya penyusunan kalimat dan penggunaan bahasa di media massa yang tidak sesuai dengan pedoman bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sementara, Mohamad Romli, penulis buku tersebut mengatakan, ia dan Atma Drackonia mempersembahkan buku itu untuk mendiang Rosihan Anwar, Emmanuel Subangun dan mereka yang setia merawat dan menjaga bahasa Indonesia, terutama kalangan wartawan.