Aktual Berani Dan Terpercaya

SMK YPT Purworejo Tandatangani MoU Dengan Nasmoco

0 389

 

PURWOREJO,online-indonesia.com,-Toto Wibawa, SPd, MPd, selaku Kepala SMK YPT Purworejo, menandatangani naskah perjanjian kerjasama (MoU) dengan Nasmoco, sedangkan Nasmoco diwakili Subhan Firdaus, selaku Kepala Bengkel Nasmoco Magelang.

Penandatangani naskah perjanjian kerjasama (MoU) dengan Nasmoco Magelang dilakukan di Magelang, Senin (14/09/2020).

Menurut Toto, MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari program Nasmoco Go to School yang dilaksanakan pada 12-13 Agustus 2020 lalu.

“Pelaksanaan Nasmoco Go to School, bulan lalu, SMK YPT mendapat penilaian baik, dan dianggap layak untuk bekerjasama dengan Nasmoco. Dan hal itu ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara keduanya,” ucap Toto, Selasa (15/09/2020).

Toto menjelaskan, isi dari naskah kerjasama itu sendiri, berisi tentang penyelenggaraan praktik kerja lapangan, pemagangan dan kunjungan industri.

“Semuan ketentuan ada kesepakatan bersama antara Nasmoco dengan sekolah, tentang waktu pelaksanaan, peserta, dan aturan-aturannya. Sekolah hanya mengikuti aturan Nasmoco,” ungkap Toto.

Saya berharap, dengan adanya MoU, siswa bisa melihat langsung pada industri. Dan industri bisa mendidik dan memberi bekal. Apa yang ada di industri, disampaikan ke sekolah.

Demikian juga dengan guru, terang Toto. Secara tak langsung, juga mempelajari dari industri ke sekolah untuk diajarkan kepada peserta didik.

“Ini MoU khusus untuk kejuruan TKRO (Teknik Kendaraan Ringan Otomotif),” ucap Toto.

“Untuk Prakerin (Praktek Kerja Industri), bisa di Nasmoco, namun pelaksanaan terjadwal, karena banyak sekolah yang bekerjasama dengan Nasmoco,” jelas Toto.

Menurut Toto, dengan adanya kerjasama akan terjadi link and match antara sekolah dengan dunia industri. Ini membuktikan, bahwa kejuruan TKRO sudah sesuai dengan standar dunia industri.

Toto menambahkan, tujuan dari kerjasama ini, untuk menyiapkan SDM melalui program Pendidikan Sistem Ganda, menjalin kerjasama dalam rangka PKL dan pemagangan, untuk memperkokoh link and match antara SMK dengan dunia industr. Serta membantu penyusunan bahan ajar untuk memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.

“Harapan saya, anak-anak setelah lulus bisa terserap di DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri) dan siap pakai di dunia industri,” kata Toto.

Sementara Subhan Firdaus mengatakan, dengan MoU ini, akan meningkatkan kerjasama, dengan meneruskan link and match, merealisasikan kegiatan-kegiatan Nasmoco Go to School kemarin, yang ditindaklanjuti dengan MoU kerjasama.

“Dengan MoU kita akan lebih fokus terhadap lima keunggulan kompetitif untuk pengembangan kedepannya,” terang Subhan Firdaus.

Kelima keunggulan itu, industri peduli dengan membantu mencetak tenaga kerja industri yang kompeten dengan spesialisasi tertentu di bidang industri otomotif, dengan MoU, industri sebagai pusat penelitian dan pengembangan SDM sesuai SOP di dunia industri.

Dengan MoU ini, akan membatu SMK YPT dalam peningkatan akreditasi sebagai bentuk pengakuan kwalitas pendidikan, dan dengan MoU, akan meningkatkan kerjasama dengan lembaga pendidikan dan industri untuk peningkatan kwalitas pendidikan.(Wan)