Aktual Berani Dan Terpercaya

Permohonan Kuasa Hukum Pemkab SBB Ditolak Majelis Hakim

0 826

 

Maluku, OnlineIndonesia.com– PEROMOHONAN perpanjangan waktu dua minggu oleh kuasa hukum Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat ( SBB) secara tegas ditolak majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makasar.

Hal ini dikatakan, kuasa Hukum Harum Maluku 52 Yostevan Aryanto Widodo saat saat dikonfirmasi via seluler, Selasa (15/09).

Diakui, agenda sidang kedua sengketa niaga antara UKM Harum Maluku 52 dengan Pemerintah Kabupaten SBB ialah mendengarkan pengaduan penggugat.

“Kami kemarin sudah melangsungkan sidang kedua. Setelah sebelumnya sidang perdana Pemda tidak hadir. Sidang kedua ini agendanya mendengarkan point-point gugatan,” akui Aryanto.

Aryanto menjelaskan, dalam agenda sidang yang digelar Senin (14/09/2020) kemarin, kuasa Hukum Pemkab SBB memohon perpanjangan waktu dua minggu untuk menanggapi gugatan Unit Usaha Kecil Menengah tersebut.

“Pemda melalui kuasa hukum minta waktu dua minggu untuk membalas/menanggapi delik yang diadukan Harum Maluku. Tapi ditolak oleh Majelis Hakim,” papar Aryanto.

Dalam penjelasannya, Majelis Hakim mempertimbangkan waktu sidang sengketa niaga hanya 90 hari kerja.