Aktual Berani Dan Terpercaya

Diduga Adanya Permainan Saat PPDB SMAN 11 Sepatan, Terima Murid Lewat Jalur Belakang

0 926

 

Kab.Tangerang-onlineindonesia.com, Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020, memakai sistem penyeleksian zonasi atau radius jarak dari rumah siswa kesekolah.

Apabila jarak radius zonasinya tidak terjangkau dari rumah kesekolah maka murid tersebut tidak diterima yang diterima sesuai jarak radius zonasi yang telah ditentukan oleh sistem tersebut.

Dalam sistem tersebut tidak menutup kemungkinan disekolah yang akan dituju tersebut adanya permainan jika tidak diterima disekolah yang akan dituju.

Dengan halnya di SMAN 11 Sepatan Kab.Tangerang diduga sampai saat ini masih menerima murid yang tidak sesuai zonasi yang ditentukan atau diluar zonasi.

Diduga, Pihak sekolah SMAN 11 Sepatan disinyalir menerima siswa diluar zonasi dengan membayar Rp 3.000.000, murid tersebut diterima.

Memang, orang tua murid untuk memasuki anaknya bersekolah segala cara ditempuhnya, Namun sangat disayangkan pihak pendidik bersedia menerimanya asalkan ada uang yang ditentukan oleh pihak oknum tersebut.dan ini sangat memprihatikan jika terjadi kepada orang yang tidak mampu jika mereka berkeinginan untuk bersekolah ditempat yang ditujunya

Menurut keterangan salah satu orang tua murid yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa anaknya diterima di SMAN 11 Sepatan diminta uang sebesar Rp 3.000.000 oleh oknum tersebut.

Ketika dihubungi via telepon seluler haris panitia PPDB 2020 mengatakan tidak tahu menahu dengan adanya penerimaan murid baru dua hari yang lalu, karena bagaimanapun panitia yang harus terlebih dahulu tahu.

“Setelah dicek nama murid berinisial M.A.R asal sekolah SMPN 1 Sepatan timur ternyata benar ada nama tersebut namun tidak tahu siapa yang masukin”.kata Haris

Haris mengatakan ternyata ada dugaan rekomendasi dari KCD yang bernama Lukman coba tanyakan saja dengan KCD yang jelasnya.”ucap haris

Setelah dihubungi KCD, Lukman via what’s up mengatakan PPDB telah usai waktunya proses belajar tidak tahu anak itu, silahkan bawa guru nya yang mengatakan itu.”ungkapnya

Ditempat terpisah kepala sekolah terdahulu H Junaedi saat dihubungi via telpon cellular nya tidak mengangkat telepon sehingga berita ini diturunkan.(RISTI)

PPDB SMAN 11 Sepatan Kab Tangerang Terima Murid Lewat Belakang

Kab tangerang, Online-indonesia.com
Dinas Pendidikan provinsi Banten Telah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kabupaten Tangerang Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan seluruh Stakeholder Pendidikan di Kabupaten Tangerang.

Pendidikan provinsi Banten dalam masa tanggap darurat Bencana Corona Virus Disease (Covid-19) seperti saat ini, Dinas Pendidikan provinsi Banten membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021

Seperti dilansir dari website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten aplikasi PPDB yang mengacu pada juknis telah disediakan oleh panitia PPDB di tingkat provinsi, diberikan secara gratis kepada satuan pendidikan untuk diinstalasi dan dimanfaatkan secara optimal pada seluruh satuan pendidikan.

Seluruh biaya penyelenggaraan PPDB pada SMA negeri, SMK negeri dan sekolah negeri dibebankan pada anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) pusat pada satuan pendidikan masing-masing dan calon peserta didik tidak dipungut biaya. Terkait kuota bisa dilihat pada web masing-masing satuan pendidikan. Kuota pada satuan pendidikan tergantung pada kondisi masing-masing satuan pendidikan dengan memperhatikan Permendikbud 44 Tahun 2019, Pergub dan Juknis PPDB tahun pelajaran 2020/2021.

Pendaftar bahwa diterima dan tidaknya pendaftar bukan karena ditentukan waktu pendaftaran yang terlebih dahulu. Namun sesuai hasil verifikasi dan pengukuran jarak dari tempat tinggal ke sekolah, serta bobot prestasi (khusus untuk jalur prestasi) oleh tim PPDB sekolah terhadap dokumen yang di-upload oleh pendaftar pada masing-masing jalur PPDB serta hasil rapat penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2020/2021 dengan seluruh Stakeholder pendidikan di provinsi Banten.

Sistem PPDB provinsi banten tahun pelajaran 2020/2021 penyeleksiannya sistem zonasi,apabila jarak radius zonasinya tidak terjangkau dari rumah kesekolah maka murid tersebut tidak diterima yang diterima sesuai jarak radius zonasi telah ditentukan oleh sistem tersebut.

Namun hal tersebut berbeda seperti yang terjadi dii SMAN 11 Sepatan kabupaten Tangerang provinsi Banten, diduga sampai saat ini masih menerima murid lewat jalur belakang yang tidak sesuai zonasi yang ditentukan, diduga pihak sekolah menerima Rp 3.000.000, Rupiah.

Agar murid tersebut diterima, Orang tua murid untuk memasuki anaknya segala cara ditempuh,begitupun pihak pendidik bersedia menerimanya asalkan ada sejumlah uang yang ditentukan oleh pihak oknum tersebut, pihak SMAN 11 sepatan kabupaten Tangerang provinsi Banten tidak memperdulikan aturan yang ada.

Memprihatinkan bagi orang yang tidak mampu akhirnya tidak bisa bersekolah yang diinginkannya,Jalur, Kuota dan Waktu Pendaftaran jalur PPDB Afirmasi, Kuota Maksimal dengan persyaratan Tambahan yakni Keluarga tidak mampu dibuktikan dengan kepemilikan dokumen program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu seperti petunjuk teknis dinas pendidikan provinsi Banten Tahun Pelajaran 2020/2021

Salah satu orang tua murid membenarkan hal tersebut mengatakan bahwa anaknya diterima di SMAN 11 sepatan dengan memberikan sejumlah uang kepada oknum sekolah tersebut

“Anaknya dah masuk sekolah ya Bu?? Ia benar memang anak saya udah masuk ke kesekolah SMAN 11 Sepatan Alhamdulillah sudah diterima berapa masuk situ? bayar Rp 3000.000 rupiah kesalah satu oknum disekolah kalau mau bawah aja anaknya kesekolah SMAN 11 Sepatan, lewat jalur belakang ya? ” kata orang tua murid melalui percakapan singkat via SMS

Ketika dihubungi via telepon seluler haris panitia PPDB 2020/2022 mengatakan benar anak atas nama M A R ada dan sekolah di SMAN 11 sepatan

” Kami tidak tahu menahu dengan adanya penerimaan murid baru dua hari yang lalu, karena bagaimanapun panitia yang harus terlebih dahulu tahu, namun memang setelah dicek nama murid berinisial M A R asal sekolah SMPN 1 Sepatan ternyata benar ada nama tersebut ” jelas Haris panitia pelaksana teknis

Namun tidak tahu siapa yang masukin, ditambahkannya lagi haris mengatakan ternyata ada diduga rekomendasi dari KCD yang bernama LUKMAN coba tanyakan saja dengan KCD yang jelasnya.”ucap haris panitia penyelenggara PPDB tahun 2020/2021 SMN 11 sepatan kabupaten Tangerang provinsi Banten

Setelah dihubungi KCD Lukman via what’s up mengatakan PPDB telah usai waktunya proses belajar tidak tahu anak itu silahkan bawa guru nya yang mengatakan itu.”ungkapnya”.

Ditempat terpisah kami coba menghubungi kepala sekolah terdahulu H Junaedi tidak mengangkat telepon sehingga beritanya publikasikan

Mengacu pada pergub 44 satuan pendidikan dengan memperhatikan Permendikbud 44 Tahun 2019, Pergub dan Juknis PPDB tahun pelajaran 2020/2021 Seluruh biaya penyelenggaraan PPDB pada SMA negeri, SMK negeri dan sekolah negeri dibebankan pada anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) pusat pada satuan pendidikan masing-masing dan calon peserta didik tidak dipungut biaya apapun. (Risti)