Aktual Berani Dan Terpercaya

Siswa SMP N 4 Terlihat Ceria, Saat Hari Pertama Masuk Sekolah

0 904

 

PURWOREJO, online-indonesia.com Hari pertama pelaksanaan uji coba kegiatan Konsultasi pembelajaran terprogram untuk SMP sesuai surat edaran yang dikeluarkan dari Dindikpora Kabupaten Purworejo, mulai dilaksanakan oleh SMP N 4 Purworejo hari ini, Senin (24/8/2020).

Kepala SMP N 4 Purworejo Drs. Eko Partono. M.Pd, menjelaskan, kegiatan Konsultasi  pembelajan terprogram ini bertujuan untuk melakukan konsul bagi anak-anak yang mengalami kesulitan / permasalahan pembelajaran di rumah, untuk disampaikan ke Bapak / Ibu guru dan nantinya guru akan memberikan jalan keluar apa yang dihadapi oleh anak. Dan kegiatan ini akan selalu di evaluasi seminggu sekali. Apalagi bulan September sudah tengah semester.

“Untuk kegiatan konsultasi terprogram ini, siswa masuk sekolah dengan cara bergiliran. Absen nomor urut 1 sampai 16 masuk hari Senin, Rabu, dan Jumat untuk siswa dengan nomor absen 17 sampai 34 masuk pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Di sela-sela hari tidak ke sekolah siswa mengerjakan tugas di rumah,” jelas Eko Partono Senin,(24/8/2020) diruang kerjanya.

Sedangkan untuk jam pelajaran, terang Eko Partono, dimulai pukul 07.30 hingga 11.30 waktu istirahat 15 menit. Waktu istirahat siswa dilarang keluar kelas, tapi digunakan siswa untuk makan dan minum bekal makanan yang dibawa dari rumah, siswa diperbolehkan keluar saat mau ke MCK (Mandi, Cuci, Kakus).

“Kami benar-benar sudah persiapkan semua sesuai standar protokol kesehatan. Siswa saat masuk ke halaman sekolah wajib diukur suhu tubuh, kemudian cuci tangan dan wajib pakai masker, namun jika ada yang sakit kami suruh pulang untuk belajar di rumah,”terang Eko Partono.

Menurut Eko Partono, hari pertama masuk sekolah, terlihat sekali wajah gembira dari para siswa. Karena selama beberapa bulan ini mereka hanya belajar di rumah. Untuk mata pelajaran sendiri, yang biasanya 5 mata pelajaran di program ini dipangkas menjadi 3 mata pelajaran.

“Untuk meminimalisir penularan Covid-19. Siswa datang dan pulang sekolah wajib diantar orang tua atau naik sepeda, kami tidak anjurkan untuk naik kendaraan umum, yang dekat bisa jalan kaki,” ujarnya.

Eko Partono berharap, pelaksanasn konsultasi terprogram ini berjalan lancar, dan semua orang berkomitmen untuk menjaga standar protokol kesehatan dan srgat, siswa sehat dan senang, sehingga proses KBM bisa berjalan dengan baik, dan normal, harapnya.

Sementara itu Masrukin komite SMP N 4 Purworejo mengatakan, hasil pantauan hari pertama pelaksanasn konsultasi terprogram ini anak-anak yang masuk terlihat sehat, ini jadi tolak ukur hari berikutnya dengan sistem tata cara yang sudah diatur oleh sekolah.

“Kita sebelumnya sudah membuat persetujuan dengan orang tua siswa, dan 99 pesen mereka senang anaknya masuk sekolah,” ujar Masrukin.

Menurut Masrukin, ini menjadi sesuatu kegembiriaan tersendiri bagi siswa. Karena mereka akan memperoleh pembelajaran yang lebih luas, terutama cara berpikir anak. Apalagi bagi anak didik yang baru masuk di SMP, mereka semangat belajarnya sangat tinggi, apalagi orang tuannya mengantarkan anaknya ke sekolah, anaknya juga menjadi lebih bersemangat.

Kami sebagai komite sekolah, terus mengantisipasi agar pendidikan di SMP N 4 berjalan sebagaimana mestinya dan agar anak-anak bisa menerima materi dari guru secara utuh,” pungkasnya.(Wan)