Aktual Berani Dan Terpercaya

Polda Banten Ekspose Kasus Penyelundupan 159 Kg Ganja antar Provinsi

0 542

 

Banten : Online-indonesia.com–Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Banten berhasil mengungkap penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 159 kilogram, di Rest Area Bogeg Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang Provinsi Banten, Kamis, 23 Juli 2020

Kapolda Banten irjen Pol Drs Fiandar kepada awak media saat Press Conference di Mapolda Banten Kamis (30/7/2020) mengatakan bahwa Dari hasil pengungkapan tersebut sebanyak 9 orang tersangka berhasil diamankan di tiga lokasi yang berbeda yakni di Cideng Jakarta Pusat, Parung Bogor dan Aceh.

“9 Pelaku yang diamankan yaitu SP (33) ditangkap di Aceh Besar Perannya sebagai Pengirim Barang, RN (31) ditangkap di Banda Aceh sebagai Mengawasi Proses Packing dan perjalanan Barang, MN (43) ditangkap di Aceh Besar sebagai pengepul barang, HN (39) di tangkap di Aceh Besar perannya sebagai penjemput barang dari gudang, menuju ekspedisi CMC, FR (39) ditangkap di aceh besar perannya sebagai pembantu proses packing ganja, BY (35) ditangkap di cideng jakarta pusat perannya sebagai pengatur pengambilan barang dan pengawas jalur barang, AS (37) ditangkap di parung Bogor perannya sebagai pengawas penerimaan barang, MR (31) ditangkap di Parung Bogor perannya sebagai Pengawas barang, dan YN (30) ditangkap di cideng jakarta pusat, “kata fiandar.

Fiandar mengatakan bahwa motif penyelundupan ini yaitu Mengedarkan narkotika jenis ganja ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat untuk mendapatkan keuntungan, dan modusnya yaitu Narkotika jenis ganja tersebut dikemas kedalam peti dan 4 (empat) buah panel Telkom untuk mengelabuhi petugas yang berada di lapangan

“Barang Bukti yang telah diamankan yaitu 1 unit mobil merk Hino, 1 buah peti kayu warna merah marun berisi 99 paket dilakban coklat diduga berisi narkotika jenis ganja dan 4 buah fiber didalamnya berisikan masing-masing 15 paket dilakban coklat berisi narkotika jenis ganja Total 159 Kg, Dokumen pengiriman dan penerimaan, alat komunikasi Hp para tersangka dan Kartu ATM, 1 unit R2 Jupiter MX, 1 unit R2 Honda Beat Street 1 unit R4 Toyota Avanza, ” Ujar fiandar