Aktual Berani Dan Terpercaya

Ketua Umum Jalasenastri Berikan Pembekalan kepada Istri Diktukpa TNI AL XLIX

0 146

 

online-indonesia.com – Surabaya, Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono memberikan pembekalan kepada Istri Siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI AL Angkatan ke-49 TA 2019 melalui Vidio Conference. Pembekalan secara Vicon tersebut Ketua Umum berada di kantor Pengurus Pusat Jalasenastri Mabesal Jakarta sedangkan para istri siswa Diktukpa tersebar di 22 titik Komando Utama, Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) maupun Pangkalan TNI AL (Lanal) di seluruh Wilayah Indonesia.

Untuk Kotama TNI AL wilayah Surabaya pengarahan dipusatkan di Gedung R. Sudomo Pusat Latihan Operasi Laut (Pusatopsla) Kesatrian Bumimoro Kodiklatal Surabaya dan dihadiri wakil Ketua Gabungan Jalasenastri Kodiklatal Ny. Amir Faisol serta pengurus Gabungan Jalasenastri Kodiklatal.

Dalam pembekalanya Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono menyampaikan bahwa pemberian pembekalan ini merupakan kegiatan penting yang ditujukan untuk membuka wawasan dan meningkatkan pemahaman tentang identitas, etika dan jati diri sebagai istri seorang perwira.

Menurutnya seiring dengan perubahan strata yang terjadi pada suami ibu – ibu, maka ibu – ibu perlu segera melakukan persiapan mental dan penyesuaian diri serta senantiasa berupaya menambah wawasan dengan cara menimba ilmu pengetahuan yang bermanfaat terutama yang berkaitan dengan masalah-masalah organisasi, maupun masalah kehidupan rumah tangga dan masalah aktual lainnya yang sedang berkembang saat ini yang dapat menunjang tugas suami selanjutnya.

Dengan makin meningkatnya karier suami lanjutnya, maka tugas dan tanggung jawab ibu sebagai istri pendamping suami akan makin meningkat pula.Maka pada kesempatan yang baik ini Ketua Umum akan menyampaikan beberapa hal yang perlu diketahui oleh ibu-ibu sekalian sebagai istri seorang perwira. Harapannya semoga dapat memberikan pemahaman yang lebih tentang fungsi dan peran ibu-ibu, baik sebagai istri pendamping suami, sebagai ibu bagi anak-anaknya maupun sebagai anggota jalasenastri.

Berkaitan dengan perubahan status suami dari seorang bintara menjadi perwira merupakan peristiwa penting dalam kehidupan pribadi suami dan keluarga. Namun tidak kalah penting adalah perubahan status tersebut secara langsung akan berdampak pada perubahan sikap dan penampilan ibu – ibu.Selain itu perubahan status ini juga membawa konsekuensi terhadap semakin besarnya tanggung jawab suami kedepan karena bagaimanapun seorang perwira adalah juga seorang pemimpin yang akan mempunyai bawahan atau anak buah yang memerlukan perhatian, bimbingan dan arahan dalam tugas sehari-harinya