Aktual Berani Dan Terpercaya

DKPP Bagai Macan ompong Menghadapi Pelanggar Pelanggar undang undang Pemilu legislatif di Bali

0 158

 

Publik Bali di dihebohkan Dengan Adanya Temuan Dana kampanye O Rupiah Pada Medio 2019 Di Pemilihan Legislatif DPRD Propinsi Bali Dr Somvir dari Partai Nasdem ,Kasus Ini pernah Senyap kemudian Dilaporkan kembali oleh salah satu warga Masyarakat yang perduli ,Ini menarik karena diduga di lakukan Berjamaah oleh peserta pemilu,Penyelenggara Dan Pengawas Pemilu Di Propinsi Bali dan bisa menjadi Preseden buruk Proses demokrasi Di Negeri Ini

Dalam tuntutan yang Berdasarkan Fakta yang Di kirim ke DKPP ( Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu )
Peserta, penyelenggara dan pengawas pemilu Bali secara berjamaah melawan uu pemilu no 7 thn 2017.

Disebutkan juga dalam Pengaduan tersebut Diduga KPU & BAWASLU Bali sangat jelas turut serta meloloskan peserta pemilu yg melanggar uu pidana pemilu. UU no 7 thn 2017 pasal 334,335 mewajibkan melaporkan dana kampanye bagi semua peserta pemilu. Pasal 497 “setiap orang yg melaporkan dana kampanye secara tdk benar diancam pidana 2 thn penjara. Ini sgt jelas kenapa nekat KPU & BAWASLU Bali melawan uu!!!

Kepemimpinan Ketua DKPP Prof. Muhammad Di Pertanyakan karena Ketegasan Dan Gerak cepat Lembaga Ini dalam.menyikapi laporan warga prihal pelanggaran kode etik terlapor KPU & Bawaslu Propinsi Bali sejak tgl 12 Februari 2021 sampai sekarang belum kunjung disidangkan meski laporannya sudah sangat lengkap,Terkesan Diduga Pengaduan sengaja di Keep,dan tidak di tindak lanjuti.jangan jangan DKPP sudah jadi macan ompong menghadapi mereka??

Ketut Adi Gunawan sebagai pelapor mengaku sudah lebih dari 7 kali memperbaiki laporan dan melengkapi barang bukti atas petunjuk dari Divisi Pengaduan DKPP. Setelah semua petunjuk DKPP terpenuhi tentunya berharap kepastian sidang yang ditunggu – tunggu diharap segera terlaksana.

Gede Suardana penasehat LSM FPMK forum peduli masyarakat kecil dan aktivis anti korupsi yang bolak balik KPK sebagai pelapor ke Bawaslu Propinsi Bali prihal LPPDK palsu Dr. Somvir merasa sangat berang,Dan kecewa akan lambannya Penanganan Kasus INI ,Kepada Wartawan Media Ini Pada Hari Rabu 14/3 Gede Suardhana Mempertanyakan
” Bukti Sudah Jelas ,Hukum yang di langgar juga ,