Presiden Jokowi Teken PP Baru, Aparatur Sipil Negara (ASN) Bolos Kerja Bisa Diberhentikan


  • Bagikan

Jakarta,onlineindonesia.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa diberhentikan jika tidak masuk kerja dan menaati peraturan jam kerja. Sanksi itu tertuang didalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 yang diteken Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 31 Agustus 2021.

Sanksi pemberhentian termasuk kategori sanksi telaten berat. Hukuman itu dijatuhkan bagi ASN yang absen tanpa alasan sah.

“Pemberhentian dengan hormat tidak atas keinginan sendiri sebagai PNS bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif sepanjang 28 (dua puluh delapan) hari kerja atau lebih didalam 1 (satu) tahun,” bunyi pasal 11 ayat (2) huruf d angka 3 PP Nomor 94 Tahun 2021.

Para abdi negara termasuk bisa dijatuhi sanksi pemberhentian sebagai PNS jika tidak masuk kerja secara berkesinambungan sepanjang 10 hari kerja. Pemberhentian dilakukan dengan hormat.

Sanksi berat lainnya adalah penurunan jabatan satu tingkat sepanjang 12 bulan jika bolos sepanjang 21-24 hari setahun. Jika tidak masuk sepanjang 25-27 hari setahun, ASN dibebaskan dari jabatan pelaksana sepanjang 12 bulan.

  • Bagikan