Oknum Satgas Covid di Luar Batas, Walikota Ambon Minta Maaf Kepada Penjual Ikan


  • Bagikan

Ambon, OnlineIndonesia.com– Video viral oknum Satgas Covid 19 Kota Ambon yang memberhentikan, memberikan teguran, serta sanski sosial atas pelanggaran disiplin protokol kesehatan terhadap Ibu – ibu penjual ikan (papalele) yang melintas di depan Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon beberapa waktu lalu, menuai protes dari warganet.

Dalam postingan yang ramai dishare atau dibagikan kembali pada platform media sosial seperti FB, Instagram, atau WA, rata – rata warganet di Ambon mengecam aksi oknum satgas yang dinilai tidak menghormati dan menghargai ibu – ibu papalele tersebut.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Juru Bicara Satgas Covid 19, Joy Adriaansz, Sabtu (10/7/2021) di Balai Kota, mengungkapkan bahwa Walikota dan Satgas telah menggelar pertemuan dengan mengundang ibu – ibu papalele melalui zoom meeting untuk meminta maaf secara langsung. Permohonan maaf juga disampaikan kepada seluruh masyarakat dan warganet, atas peristiwa yang viral tersebut.

“Walikota Atas nama Pemkot, Satgas Covid 19, telah bertemu dengan ibu – ibu papalele tersebut melalui zoom meeting yang digelar siang ini dan meminta maaf yang sebesar – besarnya, juga kepada semua masyarakat kota Ambon dan warganet yang menjadi terusik dengan kejadian tersebut,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ibu-ibu papalele juga menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kota dan Satgas Covid 19 Kota Ambon atas pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan serta berjanji untuk lebih disiplin lagi dalam penerapan protokol kesehatan kedepan.

Dirinya menjelaskan, sanksi sosial yang diberlakukan sebenarnya bukanlah hal yang baru, sanksi diluar sanksi administratif, seperti push-up ataupun bernyanyi, diterapkan semata – mata untuk memberikan efek jera bagi masyarakat yang tidak disiplin protokol kesehatan dalam pelaksanaan PKM, PSBB, PSBB Transisi, hingga PPKM Mikro saat ini.

  • Bagikan